
Runaddicts Siap Jadi Tempat Nyaman bagi Pecinta Lari di Indonesia
Lari kini tak sekadar olahraga, melainkan gaya hidup yang kian digandrungi masyarakat Indonesia. Untuk memperkaya pengalaman para pelari, hadir Runaddicts, platform digital terintegrasi yang resmi meluncur pada Senin (25/8/2025) di Plataran Hutan Kota Senayan, Jakarta Selatan.
Acara peluncuran diramaikan oleh berbagai komunitas lari serta tokoh-tokoh ternama di dunia olahraga ini, seperti Novie Hernawati (Six Star WMM Finisher), Wahidatul Bakhri (Ultra Charity Runner), Fitri Aditri (Business Development Manager), Octaviano Pratama (CEO Bisa AI), dan Yusuf Zulfikar dari Klinik Fisioterapi Bebas Cedera.
Ekosistem Digital untuk Pelari
Novie Hernawati menyebut Runaddicts hadir dengan misi menjadi ekosistem lari terbesar di Tanah Air. “Platform ini menjembatani pelari dengan event, komunitas, dan layanan pendukung. Mulai dari amatir hingga profesional, semua bisa merasakan manfaatnya,” jelasnya dalam rilis ke detikSport.
Fitur-fitur unggulan Runaddicts mencakup Race (untuk berbagai jenis lomba, dari fun run hingga road to international race). Tak hanya itu, platform ini juga menjadi mitra resmi Plataran Series, yang bakal digelar di enam lokasi prestisius: Jakarta, Puncak, Borobudur, Bromo, Menjangan Bali, dan Makassar.
Runaddicts, aplikasi baru untuk para pelari.(Foto: dok.Runaddicts)
Dukungan Pelatihan dan Teknologi
Runaddicts tak hanya fokus pada event, tetapi juga menyediakan pelatihan dan sertifikasi untuk pelatih, marshal, pacer, hingga tenaga medis. Langkah ini diharapkan bisa meningkatkan profesionalisme sekaligus membuka peluang karier di industri lari.
Sebagai penyedia teknologi, Bisa AI memastikan platform ini mudah diakses dan dilengkapi fitur AI serta analisis data untuk rekomendasi pelatihan, event, dan promo yang sesuai kebutuhan pengguna. “Runaddicts dibangun oleh pelari untuk pelari. Perkembangannya akan terus mengikuti masukan komunitas,” tegas Octaviano Pratama.
Antusiasme Komunitas
Kehadiran Runaddicts langsung mendapat sambutan hangat. Kisra dari Indorunners mengaku terbantu dengan kemudahan yang ditawarkan. “Dulu harus cari info event ke mana-mana. Sekarang semuanya terpusat dalam satu aplikasi,” ujarnya.
Platform ini juga memungkinkan pengguna membangun identitas digital, mengelola kegiatan, hingga mempromosikan event mereka. Bahkan, komunitas bisa mendapat eksposur melalui Run TV dan jaringan media partner.
Yang menarik, Runaddicts tidak hanya untuk pelari. Korporat, kampus, yayasan, atau individu yang ingin menyelenggarakan event lari pun bisa memanfaatkannya. Lorensia dari Lampung Runners menambahkan, “Pelari di daerah sering kesulitan akses. Sekarang, tips, coaching clinic, hingga konsultasi dengan ahli gizi dan dokter olahraga bisa diakses dengan mudah.”
Kolaborasi dengan Klinik Bebas Cedera juga menjadi nilai tambah, menyediakan layanan fisioterapi, pemulihan, hingga program peningkatan performa bagi para pelari.