Dokter China Ditangkap di AS Terkait Pencurian dan Penyebaran Data Rahasia Riset Kanker

Jakarta –
Seorang dokter asal China berhasil diamankan oleh otoritas Amerika Serikat di Texas setelah diduga mencoba membawa pulang data penelitian kanker yang bersifat rahasia.

Yunhai Li, 35 tahun, yang sebelumnya bekerja di MD Anderson Cancer Center sejak 2022, ditangkap oleh petugas Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan AS di sebuah bandara pada 9 Juli silam.

Menurut keterangan dari kantor Jaksa Distrik Harris County, penyelidik dari Homeland Security Investigations menemukan bukti bahwa Li berusaha membawa informasi medis sensitif keluar negeri saat pemeriksaan barang bawaan.

“Kami berhasil menghentikannya tepat sebelum ia terbang ke Tiongkok,” ujar Jaksa Distrik Harris County, Sean Teare. “Kekayaan intelektual ini harus tetap berada di sini agar kami dapat terus menyelamatkan nyawa,” tegasnya.

Li kini menghadapi dakwaan pencurian rahasia dagang dan perusakan dokumen pemerintah. Jika terbukti bersalah, ia bisa dihukum penjara 2–10 tahun serta denda hingga $10.000.

### Diduga merusak catatan pemerintah

Berdasarkan berkas pengadilan, Li diduga mengunggah data sensitif ke Google Drive pribadinya selama bekerja di MD Anderson. Ketika institusi tersebut menyadari tindakannya dan mempertanyakannya, Li langsung menghapus seluruh berkas tersebut.

Tim investigasi menemukan “data penelitian yang belum dipublikasikan, termasuk rahasia dagang, tulisan, gambar, serta model riset terbatas.”

Selain itu, dokumen pengadilan juga mengungkap bahwa Li menerima dana hibah dari National Natural Science Foundation of China dan melakukan penelitian untuk The First Affiliated Hospital of Chongqing Medical University sebelum dan selama masa kerjanya di AS. Namun, ia tidak melaporkan hubungan tersebut kepada pemberi kerjanya di Amerika.

Previous post Nikita Mirzani Tampil dengan Rambut Cepol di Sidang Sengit Lawan Reza Gladys
Next post 5 Dampak Mengerikan Kurang Minum Air bagi Tubuh, No 3 Paling Berbahaya!