
Hasil Mengejutkan!
Paris –
Jonatan Christie gagal melangkah lebih jauh di Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2025 setelah dikalahkan oleh Kunlavut Vitidsarn dari Thailand dengan skor 14-21, 21-18, 8-21. Laga sengit ini sempat diwarnai kontroversi ketika wasit memberikan poin kepada Vitidsarn meski shuttlecock dinyatakan keluar lapangan.
Pertandingan yang digelar di Adidas Arena, Paris, pada Jumat (29/8) malam WIB, sempat menunjukkan keunggulan awal Jojo dengan skor 7-5 di gim pertama. Namun, Vitidsarn berbalik mendominasi dan memimpin 11-9 saat interval. Setelah jeda, pebulutangkis Thailand itu semakin memperlebar jarak menjadi 18-12.
Jojo berusaha bangkit dengan menambah poin menjadi 13-18, tetapi dua kesalahan pukulan yang gagal melewati net membuat Vitidsarn semakin mendekati kemenangan di gim pertama. Meski sempat mendapat poin ke-14, Jojo akhirnya kalah 14-21 setelah pukulannya menyangkut di net.
Jojo Bangkit di Gim Kedua
Di gim kedua, Jonatan Christie tampil lebih agresif. Ia langsung memimpin 8-2 sebelum menutup interval dengan skor 11-5. Namun, Vitidsarn perlahan bangkit dan menyamakan kedudukan menjadi 17-17 setelah Jojo melakukan dua pukulan keluar.
Jojo kembali mengambil alih permainan dengan mencetak dua poin beruntun, memimpin 19-17. Sebuah pukulan presisi ke sudut belakang lapangan lawan membawa Jojo ke skor 20-17. Vitidsarn sempat menambah satu poin, tetapi Jojo berhasil menutup gim kedua dengan kemenangan 21-18 setelah pukulannya tak bisa dikembalikan dengan sempurna.
Kontroversi dan Kekalahan di Gim Penentu
Gim ketiga menjadi penentu nasib Jojo di turnamen ini. Vitidsarn langsung mengambil alih dengan skor 7-0 dan terus memperlebar jarak menjadi 12-5. Jojo sempat mencetak poin keenam setelah memenangkan duel di depan net, tetapi wasit menyatakan shuttlecock keluar.
Keputusan ini menuai protes karena tayangan ulang televisi menunjukkan shuttlecock masih dalam lapangan. Namun, hasil video challenge tak mengubah keputusan wasit. Hal ini tampak memengaruhi konsentrasi Jojo, yang hanya mampu menambah dua poin sebelum Vitidsarn meraih enam poin beruntun untuk memimpin 19-7.
Jojo hanya menambah satu poin lagi sebelum pertandingan berakhir dengan kekalahan 8-21. Dengan ini, perjalanannya di Kejuaraan Dunia 2025 harus berakhir di babak perempatfinal.