
2 Warga AS Tewas Akibat Infeksi Bakteri Pemakan Daging Setelah Mengonsumsi Makanan Ini
Jakarta –
Dua warga Amerika Serikat tewas setelah terinfeksi bakteri pemakan daging. Kasus ini terjadi setelah mereka mengonsumsi tiram mentah di Louisiana, AS, berdasarkan laporan resmi dari otoritas kesehatan setempat.
Penyebab kematian diduga kuat adalah bakteri *Vibrio vulnificus*, yang umum hidup di perairan pantai bersuhu hangat dan sering muncul antara bulan Mei hingga Oktober.
Infeksi bisa terjadi ketika air laut terkontaminasi masuk ke luka terbuka atau saat seseorang memakan seafood mentah atau kurang matang.
Selain dua korban yang terkait dengan konsumsi tiram, dua orang lainnya juga dilaporkan meninggal tahun ini di Louisiana akibat bakteri yang sama, menurut Departemen Kesehatan Louisiana.
“Banyak pasien yang terinfeksi *Vibrio vulnificus* mengalami kondisi parah hingga memerlukan perawatan intensif atau bahkan amputasi,” jelas pernyataan resmi departemen tersebut.
“Sekitar 20% dari total kasus berakhir fatal, dengan beberapa korban meninggal hanya dalam waktu satu hingga dua hari setelah gejala muncul.”
Angka Kematian Meningkat Dibanding Tahun Lalu
Louisiana mencatat lonjakan kasus dan kematian akibat *Vibrio vulnificus* dibandingkan tahun sebelumnya.
Sepanjang 2025, tercatat 22 kasus yang membutuhkan perawatan rumah sakit akibat infeksi bakteri ini. Lebih dari 80% di antaranya terjadi karena paparan air laut pada luka terbuka.
“Dalam kurun waktu yang sama selama 10 tahun terakhir, Louisiana rata-rata hanya melaporkan tujuh kasus dan satu kematian per tahun akibat *Vibrio vulnificus*,” ungkap departemen kesehatan dalam rilis pers Juli lalu.
Kematian terkait konsumsi tiram ini dibahas dalam pertemuan Gugus Tugas Tiram Louisiana pekan ini, termasuk presentasi data seputar penyakit yang berkaitan dengan tiram asal Louisiana.
Salah satu korban merupakan penduduk Louisiana, sementara lainnya berasal dari luar negara bagian, menurut juru bicara yang dikutip NBC News.